logov3

Sejarah Paroki Bunda Teresa Calcutta, Griya Paniki Indah, Manado

 

Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC, meresmikan Paroki Bunda Teresa dari Calcutta, Griya Paniki Indah.

Gereja Katolik Paroki Bunda Teresa dari Calcutta (BTDC), Griya Paniki Indah (GPI) merupakan paroki ke-73 di Keuskupan Manado. Berdirinya paroki ini berawal dari kerinduan umat Katolik di Perumahan Griya Paniki Indah (GPI) untuk memiliki tempat peribadatan sendiri.

Inisiatif untuk membangun gereja ini muncul pertama kali dari umat yang berasal dari tiga Wilayah Rohani (WR) St. Ambrosius, St. Thomas Becket dan Sta. Ursula. Niat baik dan keinginan ini diungkapkan oleh bapak-bapak pada 15 November 2013 kepada Pastor Paroki Yesus Gembala Baik Paniki, Pastor Joutje Palit, Pr. Pastor Paroki menyambut positif usulan itu dengan menerbitan Surat Panitia Pembangunan No. 01/YGB/XII/2013 tanggal 29 Desember 2013 dengan Ketua Panitia Fabilia Merung. 

Pada 13 Maret 2016, Mgr. Yosep Suwatan MSC, yang saat itu sebagai Uskup Manado, bersama Pastor Paulus Joutje Palit Pr., meletakkan batu pertama pembangunan gereja. Tanah seluas ±5.000 m² yang menjadi lokasi pembangunan gereja merupakan hibah dari Keluarga Sumeisey-Nicolaas dan Keluarga Pesoth-Sumeisey, selaku tokoh umat dan developer perumahan GPI. Bahkan Keluarga Sumeisey-Nicolaas menanggung hampir seluruh anggaran pembangunan gereja kurang lebih Rp 6 miliar.

Pada 6 April 2018, gereja yang saat itu masih Stasi Santa (Sta) Teresa dari Kalkuta Griya Paniki Indah, diberkati oleh Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC., serta diresmikan oleh Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey SE. Selanjutnya Rabu, 25 November 2020, Bapak. Wolf Frederik C Sumeisey menyerahkan tiga berkas sertifikat tanah di mana gedung gereja berdiri kepada Bapa Uskup Keuskupan Manado, Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC, sebagai bentuk legalitas kepemilikan lahan gereja.

Hari Minggu Prapaskah Pertama, 21 Februari 2021, Paroki Sta. Teresa Dari Calcutta Griya Paniki Indah dimekarkan dari Paroki Yesus Gembala Baik Paniki dan diresmikan oleh Uskup Keuskupan Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC sesuai Surat Keputusan nomor 17/U/SK/II/2021 tanggal 16 Februari 2021. Tiga stasi, yaitu masing-masing Stasi Santa Teresa dari Kalkuta GPI, Stasi Santo. (St) Petrus Mapanget Barat, Stasi St. Carolus Boromeus Kima Atas, kemudian menjadi satu bagian dan diresmikan sebagai Paroki Bunda Teresa dari Calcutta, GPI. Uskup kemudian menunjuk Pastor Petrus Tinangon Pr., sebagai Pastor Paroki sesuai Surat Keputusan Uskup Keuskupan Manado nomor 19/U/SK/II/2021 tanggal 17 Februari 2021.

Pada 21 Februari 2021 itu juga Paroki Sta. Teresa dari Calcutta, Griya Paniki Indah, Manado kemudian berganti nama menjadi Paroki Bunda Teresa dari Calcutta sesuai Surat Keputusan (SK) Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC., nomor 17/U/SK/II/2021 yang ditandatangani 16 Februari 2021 dan berlaku sejak 21 Februari 2021.

Pada Hari Minggu Hari Raya Pentakosta, 23 Mei 2021 Uskup Manado Mgr., Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC., kembali melaksanakan misa dan melantik serta mengutus DPP Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta GPI untuk pertama kali.